Eksperimen Menarik di Ubuntu

Satu hal yang paling saya suka dari ubuntu adalah banyaknya alternatif kustomisasi untuk disesuaikan dengan kebutuhan kita. Berikut ini saya tuliskan eksperimen-eksperimen menarik yang bisa kita lakukan di ubuntu serta kegunaannya dalam “kehidupan sehari-hari”, silahkan ditambahkan jika anda memiliki ide atau pernah mencoba experimen lain yang menurut anda berguna untuk dibagi bersama.

Disini saya hanya memberikan diskripsi dan link resource dimana kita bisa mempelajari ekperimen tersebut lebih lanjut. Tujuannya agar saya bisa membuat daftar sebanyak mungkin tanpa terlalu detail dalam menjabarkannya.

1. LTSP (Linux Terminal Service Project)

Deskripsi: Dengan menggunakan satu server yang memiliki spek yang kuat, anda bisa membuat client dengan spesifikasi minimal, yaitu komputer lama ( tanpa harddisk, memory minimal ) sebagai ThinClient ( klien ringan ) dengan kecepatan proses yang cepat karena semua proses dilakukan di server.
Saat ini komputer dengan spek tinggi harganya relatif terjangkau, tetapi biasanya kita tidak menggunakan secara maksimal kemampuan komputasinya karena umumnya kita hanya menjalankan satu atau dua program saja. Dengan adanya LTSP ini kita bisa menggunakan komputer server dengan spek tinggi dan komputer klien yang memiliki spek rendah.

Biasanya LTSP ini digunakan sebagai solusi murah dalam membuat sebuah sistem seperti warnet murah, rental pengetikan, pendidikan atau bahkan untuk home networking yang cukup murah. Menurut beberapa sumber, komputer canggih saat ini dengan kapasitas memory yg besar ( 1-2 gb) bisa menangani 5-15 komputer client secara bersamaan.

Link resource lebih lanjut:
http://wiki.ubuntu-id.org/ThinClientHowto
http://www.ltsp.org
http://ubuntulinux.or.id/blog/2007/03/02/edubuntu-class-with-ltsp/
http://zhuro.wordpress.com/2007/05/23/panduan-setup-ltsp-di-ubuntu-6/

2. Booting ubuntu menggunakan Flashdisk

Deskripsi : Jika anda ingin ubuntu bisa dibawa-bawa anda bisa mencoba bereksperimen untuk membuat flashdisk anda bootable menggunakan ubuntu. Keuntungannya adalahΒ tampilan desktop yang konsisten dan familiar, bebas virus, gratis πŸ™‚ , bisa juga untuk membersihkan virus diwindow$ jika kita mau sedikit hack.

Link resource lebih lanjut :
http://ubuntulinux.or.id/blog/2007/03/20/membuat-bootable-usb/
http://frontier05.blogspot.com/2006/01/installing-ubuntu-to-external-usb.html

3. Ngoprek Desktop Ubuntu Mirip OSX

Deskripsi : Anda bosan dengan tampilan desktop ubuntu selama ini? Link dibawah ini adalah tutorial agar tampilan desktop kita mirip mac osx.

Link resource lebih lanjut :
http://www.taimila.com/?q=node/11

4. XubuntuΒ 

Deskripsi: Xubuntu adalah distro turunan ubuntu yang menitik beratkan pada penggunaan resource yang ringan, dengan memory yang minim (128) dan kapasitas hardisk yang minim, xubuntu bisa berjalan dengan lancar tanpa mengurangi produktifitas.
Dengan xubuntu anda tetap bisa melakukan aktifitas komputer seperti browsing, chating, aplikasi multimedia, aplikasi office sederhana dan lain sebagainya.

Link resource lebih lanjut:

Home

http://xubuntu.wordpress.com/

5. GeexBox

Deskripsi: Jika anda ingin membuat solusi multimedia center yang murah dengan spek komputer yang standar, maka geexbox adalah solusinya. Geexbox adalah distro linux yang hanya digunakan untuk memainkan file multimedia seperti mp3, dvd, vcd dan lain sebagainya. Geexbox ini sebenarnya merupakan distro tersendiri (bukan bagian ubuntu), tetapi menarik untuk dijadikan eksperimen.

Link resource lebih lanjut :
http://geexbox.org/

6. Remote Desktop

Deskripsi: Jika anda memiliki komputer lebih dari satu dan terhubung kedalam jaringan lan atau internet, ada baiknya anda mencoba bereksperimen dengan remote desktop ini. Sebagai admin warnet saya sangat dimudahkan mengadmin banyak komputer dengan adanya remote desktop pada ubuntu secara built-in, karena tanpa pindah-pindah komputer, kita bisa mengontrol desktop-desktop pada komputer lain.

Link resource lebih lanjut :
http://linux.or.id/node/1302
http://wiki.ubuntu-id.org/PanduanUbuntu/PanduanRemoteDesktop

7. Compiz Fusion

Deskripsi: Jika anda ingin tampilan desktop yang canggih supaya bisa dipamerkan pada teman dan kolega agar mereka tertarik dengan ubuntu.. Maka compiz fusion adalah jawabannya πŸ™‚ , saya sendiri jarang bereksperimen dengan compiz ini sebab komputer saya tidak memadai speknya 😦 . Pada beberapa review yang pernah saya baca, compiz ini tampilannya melebihi vista bahkan mac osx.

Link resurce lebih lanjut :
http://arifhidayat.web.ugm.ac.id/blog/2007/06/29/instalasi-compiz-fusion-di-ubuntu/
http://www.opencompositing.org/
http://ubuntuforums.org/showthread.php?t=481314

Kesimpulan
Untuk pemula, ubuntu merupakan os yang cukup mudah. Tetapi jika anda ingin mengeksporasi lebih jauh, ubuntu juga memiliki fitur yang cukup canggih dalam memudahkan kita sebagai admin atau user. Ubuntu juga bisa melatih kita untuk lebih kreatif dengan banyaknya alternatif-alternatif konfigurasi dan kustomisasi tersebut.

Eksperimen-eksperimen diatas bisa kita manfaatkan untuk keperluan yang lebih spesifik dengan cara yang relatif mudah. Jika anda memiliki ide untuk bereksperimen lebih lanjut dengan ubuntu, silahkan tambahkan di kolom komentar.

Selamat bereksperimen,
Wassalam,

Iklan

32 pemikiran pada “Eksperimen Menarik di Ubuntu

  1. Pengalaman memakai Ubuntu emang mudah bagi pemula seperti saya, pokoknya sueneng banget make ubuntu, tapi sekarang sih back to wind***s (original lho) :),

  2. Experimen (ngoprek) di Linux memang bagus. Postingan anda dg link2xnya cukup bagus buat referensi newbie belajar ngoprek di di Linux menggunakan distro Ubuntu. Saya senang sekali dg orang2x yg mau berbagi ilmu spt anda ini. πŸ™‚

    Tapi saya ingin menyoroti satu hal. Tampaknya anda seorang pecinta Linux Ubuntu. Saya kira bagus2x saja kalau anda mempromosikannya untuk menggantikan OS windows agar tidak membuat bangsa kita menjadi bangsa pembajak (sedangkan kalau beli masih belum kuat). Hanya anda terlihat agak berlebihan dalam promosi distro Ubuntu.. πŸ™‚

    Dalam tulisan ini beberapa kali anda nyaris membuat seakan-akan Ubuntu=Linux dan Linux=Ubuntu. Bahkan terang2xan anda bilang kalau Ubuntu itu adalah OS yg mudah. Dg tidak mengurangi hormat saya pada upaya anda mengenalkan sebuah OS yg tidak membajak, saya merasa harus mengkritik anda yg se-akan2x menyamakan OS Linux dg distro Ubuntu. Menurut saya ini tidak benar, dan bisa membuat pemahaman para calon Linuxer berbeda. Saya juga pernah kasih komentar yg bernada sama di postingan anda terdahulu.

    Richard Stallman saja tidak setuju kalau kita tidak mencantumkan GNU/Linux, bukan Linux saja, lha anda malah hanya menyebut distronya saja.. πŸ™‚

    Saya juga seorang pemula dalam Linux yg juga sudah berupaya mempromosikan Linux, tapi saya berusaha melakukannya sewajar mungkin, dan lebih memprioritaskan untuk mengenalkan Linuxnya dulu, baru distronya. Dan untuk hal2x yg dapat dilakukan oleh semua distro Linux, saya cenderung untuk menggunakan kata Linux saja, sedangkan kalau itu spesifik untuk distro tertentu ya saya sebisa mungkin menulisnya Linux … (distro tertentu). Jadi spt Linux Mandriva, Linux Fedora, Linux Ubuntu. Hal ini akan membuat orang tahu bahwa kita juga menghormati OS-nya yaitu Linux dg ikut menyebutnya sesering mungkin mengikuti distronya.

    Saya juga menemukan hal ini pada beberapa orang yg saya kenal dan juga menggunakan distro Ubuntu. Entahlah apa memang dalam komunitas Linux Ubuntu memang disarankan demikian..?

    Kita memang harus mengenalkan Linux ke masyarakat, namun jargon kebebasan (yg bertanggung jawab) yg selalu menyertai Linux dan opensource hendaknya tidak ditinggalkan hanya karena semata-mata kita ingin orang menggunakan distro yg sama dg kita. πŸ™‚

    Salam.

  3. @rkh,

    saya merasa harus mengkritik anda yg se-akan2x menyamakan OS Linux dg distro Ubuntu.

    terimakasih atas kritikannya πŸ™‚ , saya hanya ingin fokus, dan mempersingkat istilah saja .. mirip orang menyebutkan XP untuk menyingkat istilah microsoft windows XP πŸ˜€ , padahal windows ada banyak (xp, w2k, vista dll )..,apakah saya harus memanggil nama lengkap untuk memanggil seseorang / teman? dengan menyebut ubuntu maka otomatis akan termasuk linux sebagai kernelnya dan ubuntu sebagai distronya… beda kalau saya hanya menyebut linux, maka orang akan bertanya distro apa? sebab setahu saya tidak ada linux os yang berdiri sendiri :), dan juga kebetulan nama situsnya warnetubuntu , bukan warnetOpenSUSE atau warnetRedHat πŸ˜€

    ….. dan lebih memprioritaskan untuk mengenalkan Linuxnya dulu, baru distronya.

    boleh tahu caranya gimana?, btw, anda seakan2 mengganggap membuat distro adalah hal yang “mudah”.. padahal setahu saya membuat distro itu sama susahnya dengan membuat kernel linuxnya.. btw, linux dengan distronya itu mirip “anggota tubuh” jangan hanya karena satu bagian adalah “kepala” dia minta lebih dihargai daripada “kaki” atau “anus” (maaf kalau agak vulgar penggambarannya), sebab semua saling mendukung..

    Saya juga seorang pemula dalam Linux yg juga sudah berupaya mempromosikan Linux, tapi saya berusaha melakukannya sewajar mungkin,

    bisa ditunjukkan cara yang lebih “wajar” yang bisa saya lakukan ?, apakah saya harus membahas semua distro?, terus terang disini saya hanya pingin “niche” atau fokus, tidak lebih tidak kurang… intinya.. kalau pengen mencari referensi distro lain.. ya jangan di situs ini πŸ™‚

    …. hanya karena semata-mata kita ingin orang menggunakan distro yg sama dg kita.

    saya hanya ingin berbagi.. dan saya sama sekali tidak diuntungkan walaupun semua orang pakai ubuntu linux 😯 atau malah tidak ada yang pakai…

    @imron,
    kalau gitu silahkan pakai OpenSuSE πŸ™‚ ,

  4. Kalo distro saya rasa tidak perlu di perangkan. Masing-masing punya keunggulan dan kekurangan.

    Misal:
    Ubuntu tampilan default nya lebih menarik daripada Debian. Tapi lebih lambat juga.
    OpenSUSE memang keren, tapi nggak punya repository yang sebagus Debian system.
    Slackware memang banter. Tapi ya geek banget gitu deh.

    dan semisalnya.

  5. yup saya setuju klo Ubuntu memang asik untuk newbie dan yang suka ngoprek2 linux selain karena komunitas ubuntu di indonesia lumayan luas Komunitas internationalnya juga besar dan perkembangannya pesat. walaupun di atas saya lihat ada materi yg mengarahkan kita ke distro non ubuntu, meskipun terkesan tidak konsisten buat saya ini menunjukan klo empunya blog terbuka terhadap distro apapun tapi lebih cenderung ke Ubuntu. Apapun OS yang penting legal klo gak sanggup beli OS yg legal pake yang opensource apapun Distronya πŸ™‚ saya pengguna SuSE tapi saya suka buka blog ini karena banyak unsur berbagi ilmunya.
    kip de gut work deh πŸ™‚ jangan terlalu mikirin komentar pedesnya orang laen

  6. @semua yg menyarankan pakai distro lain, saya mengucapkan terima kasih atas sarannya, saya tidak anti terhadap distro lain, jika anda lebih suka dengan distro lain silahkan anda gunakan distro tersebut, tetapi situs ini memang saya dedikasikan khusus untuk membahas masalah pernak-pernik ubuntu dan warnet,

    @windo, lagi saya persiapkan artikelnya, tetapi untuk diketahui, tidak semua game yang jalan diwindows jalan di ubuntu, ada beberapa yg jalan tetapi banyak juga yang tidak jalan…

  7. hai.. semua terimakasih banyak informasinya, saya pemula di linux hanya masih bingung untuk memilih distro huabisnya distro linux banyak banget.. dari cerita teman2 banyak yang bilang pclinuxos2007 bisa berjalan dengan baik pada p3 450mhz 128mb, dan xubuntu juga ringan tapi saya belom pernah mencoba sama sekali distro linux manapun (masih pake winds XP pro sp2), temen2 bisa merekomendasikan jenis distro apa yang cocok dengan spek komputer saya gunakan sekarang?
    p3 450 mhz memory 128mb hdd 40Gb vga 8mb (S3)
    mohon di bantu ya

  8. @pemula, setahu saya, ada beberapa distro yg dikhususkan untuk komputer spek rendah, yaitu puppy linux, damn small linux (DSL) dan xubuntu. coba di cari di distrowatch, http://www.distrowatch.com untuk keterangan lebih lanjut distro2 diatas.

    tetapi jika anda ingin komputer tersebut berjalan dengan cepat sebaiknya menggunakan LTSP, komputer itu menjadi dummy client, prosesnya di komputer yg lebih kuat komputasinya..
    semoga membantu

  9. Mensosialisasikan idealisme kita terhadap linux sebaiknya dilakukan dengan elegan. Kita harus melihat niat baik atau tujuan nya mas Imron (pemilik blog ini), yaitu sosialisasi linux. Apapun distronya, bagi kita its ok, tapi kita harus realistis, bahwa secara umum (secara umum lho yah, mungkin di tempat lain kondisinya beda atau spesifik) kita dihadapkan pada realita bahwa di masyarakat Indonesia pada umumnya, masih terdapat resistensi pada linux. Persepsi masyarakat secara umum yang telah berkembang adalah Linux Sulit!!! itu fakta umum!!

    kondisi ini yang harus kita siasati agar masyarakat mau menerima linux. Setiap orang punya cara yang berbeda, its ok, yang penting tujuannya sama: Sosialisasi Linux di Masyarakat Umum (bukan masyarakat tertentu lho yah, misalnya hanya kalangan IT).

    Nah, saya sependapat dengan pendapat pemilik blog ini, its oke, apakah menggunakan ubuntu saja, ataukah ditambahkan dengan kata linux… Bagi saya itu bukan hal yang penting dan esensi. Kita fokus pada tujuan kita bersama dan terjadi kondisi ideal yang kita cita-citakan bersama: Mayoritas Masyarakat umum menggunakan linux!!! Apapun distronya!!!

    Biarkan masyarakat mencoba dulu linux tanpa dia tau bahwa yang sedang digunakannya itu ternyata adalah linux. Di warnet kami, diawal-awal buka, user kami menjadi resisten dan ngotot tidak mau pakai, setelah mereka tahu yang di depannya adalah linux. Kami sudah berusaha menjelaskan mengenai kemudahan linux kami, tapi… akhirnya saya sadar, yang saya hadapi adalah bukan komputer… tapi manusia yang punya ego… punya sifat malas … punya bla..bla.. Akhirnya saya atur siasat, ganti nama… setiap user kami menanyakan apa OS nya kami sebut “oh ini distro ubuntu yang terbaru, kemarin rilisnya bersamaan dengan Vista, ini pesaing kuat vista lho, di luar negeri sedang -in nya…” “oh gitu yah, wah boleh dicoba nih..” kata user kami.

    Walhasil,…. setelah sekian lama menggunakan, mereka tidak hanya betah mencoba, tapi saat ini operator kami sedang sibuk belajar ubuntu, karena beberapa user kami minta diinstalkan linux ubuntu di komputer mereka.

    Satu langkah telah berhasil kita lalui… cita-cita kami… banyak orang di radius 5 km dari warnet kami yang akan menggunakan linux ubuntu…

    Biarkan mereka mencoba, setelah mereka suka… baru kita beritahu… itu GNU/linux lho… Jujur, saya penasaran ingin tahu bagaimana respon mereka setelah tahu, OS yang disukanya adalah Linux…!! yang kata orang bilang, “Linux Susah”

    Hasanuddin
    torajanet

  10. @hasanuddin,
    terima kasih mas hasan atas dukungannya.. semoga sosialisasi mas hasan sukses.. Indonesia GO OPEN SOURCE!! πŸ™‚

    @heri,
    Sama2 mas heri.. saya juga mohon maaf lahir dan batin πŸ™‚ , terimakasih linknya, semoga bermanfaat bagi pembaca πŸ™‚ , untuk screencast saya blom pernah nyoba, tapi kyknya eksperimen yg menarik juga tuh.. makasih infonya..

  11. sy amat tertarik sama trik remote dekstopnya soalnya mmg lagi nyari2 “radmin”nya ubuntu hehehehe…tp mas warnetubuntu, tau gak caranya spy pc yg sdg kita remote gak ketahuan ama pengguna pc tersebut? cara ini sy gunakan utk memantau user warnet yg gak bener

  12. boss, sorry ini mau nyambung lagi.
    barusan ada satu proyek lagi yg sudah berhasil saya kerjakan yaitu membuat remaster ubuntu.
    saya mengikuti cara reconstructor http://reconstructor.aperantis.com/
    setelah beberapa kali coba2, wah ternyata gampang ya ..
    (cuma memang harus online utk instal/uninstal aplikasi2)

    sekarang saya punya cd disto ubuntu versi saya sendiri … ubuntu plus multimedia plugins … πŸ™‚
    ubuntu memang mantap …

  13. ha ha ha ha rkh kayak ketinggalan jaman aja, lha kalau mau nyebut nama Pak de saya gimana Kanjeng Raden Mas Tumenggung Satrio PAthok Panjer Sekar Rino :)) khan lama mendingan pakde rino aja khan toh di ktp juga udah ada, sama aja dengan Ubuntu Menyebutnya khan ubuntu aja sudah pasti itu GNU/Linux ikutan ya khan, aneh ya ….

  14. wah wah wah… pada ribut istillah ya? hehehe.. saya sebagai pemula ini ga tau harus ngucapin apa dengan istillah gnu/linux nama_distro? atau nama_distro saja.. Tapi intinya apa pun penyebutannya kami yang awam ini bisa mengerti dan paham apa maksud si penulis. Saya sendiri kalo nyebut ubuntu linux ya Ubuntu doang (tp tanpa kata doang), abis mudah di ucapkankan. Pengalamannya mas hasanuddin mirip dengan saya, mas.
    Jangan sampai bertengkar karena masalah nama dan istalah ya… seperti itu tuh.. yang satu shalat shubuh ada qunutnya yang satu lagi ga pakai qunut, ribut dahhh.. bikin mushala baru gara2 satu pakai yang satu ga.. yang penting lillahita’ala..
    maju terus OS linux dan para linuxer. jangan lupa Bhineka Tunggal Ika nya. πŸ™‚

  15. Wow ,.. ini baru renovasi perubahan dalam O/S untuk membangkitkan semangat ngoprek UBUNTU, sip benar sekali mudah meremaster ubuntu dan bisa dikatakan tingkat kemudahan ada pada UBUNTU ini , saya bisa merasakan mulai dari Detect Hardware , SoUND, USB , Display sips dan oks banget .. gak pusing kayak DIstro -2 sebelumnya ,

    Tops in marotopssss…. buat Distro Linux , saya yakin distro ini lebih efektif dipakai di masa mendatang, palagi kita jago benar bahasa C , ASM wiks enak banget tuch merubah sourcenya hahahahahahahah .. tapi gue kagak bisa itu .kekekekekeek ..

    Ok Tops banget buat LINUX …….

  16. eh mas warnet, ne cuma maw tinggal pesen aja…setelah saya baca2 kok bagus banget mas punya ide untuk publikasi,ato yah sekedar bagi2 ilmu, beberapa yang saya tangkap dari beberapa surat pembaca yang kayaknya kok ada yang rada pedes. buat masnya,santai aja mas….lebih dari 1 juta distro linux yang ada di dunia, gak mungkin jga kalo di bahas satu2..kebetulan saya cari refrence ubuntu dan saya temukan blog mas ini,matur suwun aja deh mas,saya lom bsa kasih apa2 selain nyolong ilmu..

    buat tester2 yang cma iseng..gak sah diambil ati mas,belum tentu mereka punya niat baik kayak anda…

    tanks

  17. I mo nanya nich gimana cara share file di jaringan LAN. I kemarin install UBUNTU ME 08.04. Sebelumnya pakai mandriva 2008, langsung bisa. tapi di ubuntu tidak bisa. tak cek untuk samba yang terinstall defaultnya samba-clent. apa yang harus ditambahkan? apa harus indtall semua file yang mendukung samba? Sorry soale I baru aja mempelajari ubuntu. Ndak mbandingkan dengan distro lain, tapi ya itu baru susah ngatasinya..

    matur nuwun alias terima kasih

  18. maaf yang punya blog mo bantuin jawab ke mas ikan sarden. untuk jaringan di linux di synaptic tinggal tulis samba pada search nanti akan muncul deh ttg samba, kalo gak bisa lan samba servernya lom keinstal deh (CMIIW).
    terus edit file sambanya :
    1. kalo pake teks : sudo gedit /etc/samba/smb.conf terus enter deh, kalo dah muncul silahkan di kostumasi sesuai dengan keinginan (misal ttg workgroup, dll).
    2. ato di terminal ketik sudo nautilus, kemudian cari folder etc cari folder samba, terus klik 2x file smb.conf.

    setelah di edit jangan lupa restart samba dengan perintah sudo /etc/init.d/ samba restart

  19. mo share jg ah, dlu pertama mau nginstall linux gw bingung pilih distro yg mana, trus aq download aj distro yg umum, gw cobain smua dan akhirnya gw pilih ubuntu, ya mungkin dr tampilan sama command shellnya gw lebih familier, trus gw liat di di distrowatch.org ternyata ubuntu menduduki di peringkat pertama, gw jd mantap lg milihnya hehehe
    tp waktu nyoba2 sama distro laennya jg ga kalah seru, skrg dah keren2 linux nya, ya tinggal kita pilih mana yg cucok buat kita aj.
    thats all folks, thx πŸ™‚

  20. wah mantap mas. jd pngn merubah wrnet q k ubuntu. tpi yang turunannya aja. Ylmf OS. kykya bgus untuk orang awam. tp tlg di share masalh billingnya donk gan. sekalian di krm lwt email jg tambah mantap. matursuwun..

  21. Great – I should certainly pronounce, impressed with your site. I had no trouble navigating through all tabs as well as related information ended up being truly simple to do to access. I recently found what I hoped for before you know it in the least. Quite unusual. Is likely to appreciate it for those who add forums or something, site theme . a tones way for your client to communicate. Excellent task.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s