Bagus tidaknya performa warnet ditentukan oleh banyak faktor. Jika kita bisa menyediakan apa yang diharapkan oleh pelanggan, maka bisa dipastikan mereka akan kembali dan tidak akan berpaling ketempat lain. Berikut ini saya tuliskan cara-cara untuk meningkatkan performa warnet, berdasarkan pengalaman saya selama ini dalam mengelola warnet.
Untuk diketahui, faktor os ( sistem operasi ) hanyalah faktor kecil dari sekian banyak faktor penentu kesuksesan suatu warnet. Jadi, bagi pemilik warnet yang selama ini masih ragu-ragu untuk bermigrasi ke sistem opensource dan memikirkan untuk membeli os, harap dipikiran baik-baik untung ruginya. Menurut saya, akan lebih baik dana tersebut digunakan untuk memperbaiki fasilitas lain yang masih kurang.
Berikut ini akan saya tuliskan faktor pendukung kesuksesan suatu warnet, silahkan bagi rekan-rekan pemilik warnet untuk menambahkan jika ada kekurangan atau saran yang mungkin terlewat.
Operator yang ramah dan cepat tanggap
Ini adalah faktor utama kesuksesan warnet. Trik yang selama ini saya pakai dan saya ajarkan kepada operator saya adalah:
- Senyum.
- Menjawab pertanyaan pelanggan dengan jawaban yang baik, hal ini akan menambah kenyamanan pelanggan.
- Bertanya kepada pelanggan jika mereka terlalu cepat selesai, misalkan pelanggan memakai komputer hanya dalam waktu 10 menit, biasanya disebabkan karena pelanggan segan untuk bertanya tentang permasalahannya. Jadi, operator berinisiatif untuk menanyakan permasalahannya, walaupun sebenarnya hal ini bisa disebabkan oleh karena mereka hanya menggunakan komputer seperlunya saja, misalkan, menulis imel, mencari data yang memang cepat ditemukan dan kebutuhan cepat lainnya.
- Jika pelanggan tampak bingung dan suka berpindah-pindah komputer. Hal ini juga biasanya disebabkan karena adanya suatu masalah disalah satu komputer atau dikarenakan ada suatu hal yang mereka tidak bisa dan segan untuk bertanya. Operator harus juga cepat tanggap jika terjadi hal yang demikian, dengan berinisiatif untuk bertanya tentang permasalahannya.
- Melakukan pengecekan komputer setiap pelanggan selesai menggunakan. Saya membuat checklist untuk operator apa yang harus dilakukan jika komputer selesai digunakan, misalkan :
-
- Cek apakah ada barang pelanggan yang ketinggalan, kadang pelanggan teledor dengan barangnya, misalkan flashdisk, hp, kunci kendaraan, dompet dan lain sebagianya.
- Cek isi CD-ROM, floppy, mouse, keyboard, kondisi cpu dll, untuk menghindari jika terjadi pencurian.
- Restart komputer untuk mengembalikan kekondisi semula ( karena saya menggunakan bekudancair
) - Bersihkan komputer jika ada kotoran, terutama monitor, meja dan keyboard.
Untuk pekerjaan teknis yang dilakukan oleh teknisi, trik yang selama ini saya pakai adalah :
- Lakukan maintenance minimal seminggu sekali untuk melakukan pengecekan kondisi komputer agar selalu prima. Karena di ubuntu belum ada virus, maka pekerjaan ini agak longgar buat teknisi
- Sediakan satu peripheral backup untuk setiap peralatan komputer, misalkan, lan card, vga card, hardisk, motherboard, memory dan monitor backup. Sebab begitu terjadi kerusakan, teknisi akan dengan cepat mengganti, dan kita tidak dirugikan dengan tidak aktifnya komputer.
- Buat backup disetiap komputer client, bisa menggunakan rsync atau ghost4linux , oleh karena jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, misalkan hardisk rusak, data corrupt dan lain sebagainya, bisa dengan cepat ditangani hanya dengan melakukan restorasi data.
Preservasi Bandwidth
Di indonesia, bandwidth adalah barang yang mahal, oleh karena itu perlu dilakukan teknik preservasi bandwith untuk menghemat penggunaan bandwith yang berlebihan oleh satu user sehingga user yang lain tidak kebagian. Hal ini bukan untuk membatasi atau mengikat, tetapi untuk kenyamanan semua user dengan mengatur lalulintas bandwidth seefisien mungkin. Teknik-teknik yang saya pakai disini akan saya bahas lebih detail lagi di tulisan yang akan saya persiapkan selanjutnya. Teknik yang selama ini saya pakai adalah :
- Membuat cache proxy server dengan squid dan mengaktifkan fasilitas delaypool. Kebanyakan user mengakses web yang sama, oleh karena itu untuk menghemat bandwidth dibuat cache server untuk pengaksesan data yang sering diakses misalkan gambar, dan text yang sama pada situs yang sering dikunjungi.
- Mengatur lalulintas bandwidth secara seimbang antar client. Dilinux bisa menggunakan HTB atau CBQ.
- Mengaktifkan fasilitas ad blocker di setiap browser client, walaupun penghematannya tidak terlalu signifikan, tetapi jika dijumlahkan akan lumayan besar juga dalam penghematan bandwidth.
- Melakukan block pada file sharing peer to peer, seperti torrent, kazaa dll.
- Membuka port seperlunya saja, misalkan : port http, https, ftp, smtp, pop, irc, messenger dll
Walaupun anda kuat membayar biaya bandwidth yang besar, penghematan bandwidth ini sebaiknya tetap dilakukan, sebab sebesar apapun bandwidht yang kita punyai, akan habis juga jika dipakai dengan tidak bijaksana.
Fasilitas utama dan fasilitas tambahan yang lengkap
Saya membagi fasilitas menjadi dua, yaitu fasilitas utama yang merupakan faktor inti untuk kenyamanan client, dan fasilitas tambahan yang merupakan faktor pendukung tetapi tidak mutlak dimiliki oleh warnet.
Fasilitas utama adalah :
- Komputer yang nyaman, difinisi nyaman disini tidak harus komputer yang mahal, tetapi komputer yang memiliki spesifikasi memadahi, monitor yang gambarnya jernih, keyboard dan mouse yang enak dll.
- Tempat yang nyaman, disini termasuk tempat duduk yang nyaman, jarak antara monitor dan mata yang tidak terlalu dekat atau jauh, nyaman tidaknya tangan dalam pemakaian keyboard dan mouse dll.
- Privasi, pelanggan sangat memerlukan privasi dalam melakukan aktifitas online, privasi ini ibaratnya kita menutup jendela kamar kita. Kadang kita sendiri tidak nyaman jika ada orang yang membaca surat yang sedang kita tulis atau apa yang sedang kita omongkan di chating. Walaupun privasi ini kadang juga disalah gunakan oleh user untuk melakukan aktifitas illegal.
- Peripheral komputer yang lengkap, misalkan, cd / dvd -rw, floppy disk, kabel ekstensi usb, headphone, speaker dan lain sebagainya. Untuk printer dan scanner, cukup satu saja yang berada di meja operator.
- Server data untuk user, biasanya server data ini digunakan untuk penyimpanan data sementara oleh user. Bisa juga server data ini kita isi dengan klip-klip video lucu, ebooks, master-master software yang legal tentunya
, dan lain sebagainya ( usahakan content yang legal ) - Jual fasilitas pendukung warnet yaitu: CD/DVD blank, kertas, flashdisk, floppy disk, tinta refill dll.
- Security. Komputer yang bebas dari virus adalah kelebihan dari ubuntu.
, warnet kita kadang tidak laku hanya karena disebabkan kita kurang tanggap terhadap masalah security ini, misalkan komputer yang banyak virusnya, spyware, trojan dll dll ( ini adalah masalah utama windows )
Fasilitas tambahan adalah :
- Minuman / aqua gratis
- Ruang tunggu yang nyaman dan ada tv-nya atau disediakan koran dan bacaan lainnya.
- Jual makanan dan minuman ringan.
- Peripheral pendukung yang tersedia di operator, misalkan, bluetooth, webcam, card reader, Usb to IDE untuk client yang membawa harddisk sendiri dan lain sebagainya.
Advertising
Secara berkala, sebaiknya kita melakukan advertising dengan cara misalkan :
- Menyebarkan brosur.
- Membuat spanduk yang gampang diketahui orang.
- Membuat atau menyeponsori suatu event.
- Memberlakukan diskon pada event-event tertentu misalkan tahun baru, hari kemerdekaan dll.
Advertising atau iklan ini dilakukan untuk mengenalkan fasilitas warnet kita secara berkala, sebab kadang ada suatu daerah yang memiliki pergantian client yang sering, misalkan daerah mahasiswa, tahun ajaran baru dan lain sebagainya.
Harga yang bersaing
Jika fasilitas kita lengkap dan membuat client nyaman, maka kita tidak perlu terlalu membanting harga, tetapi menerapkan harga yang bersaing dan tidak ikut-ikutan perang harga. Apalagi dengan cara mengurangi fasilitas demi harga yang murah. Persaingan harga yang tidak wajar tidaklah sehat, dan hanya akan merugikan semua pihak. Penetapan harga sebaiknya ditentukan dengan survey pasaran harga didaerah warnet kita yang kemudian ditentukan harga yang wajar.
Kesimpulan
Faktor OS baik itu memakai windows atau linux, bukanlah merupakan faktor utama dari laku tidaknya suatu warnet, bahkan daripada dana digunakan untuk membiayai OS, menurut saya lebih baik digunakan untuk memperbaiki faktor-faktor penentu diatas.
Dengan tulisan ini saya harapkan timbul pemikiran, tanpa aksi dukung-mendukung secara membabi buta terhadap suatu OS tertentu. Layakkah dari segi bisnis, kita membeli suatu os yang tidak secure?. Masalah virus, spyware, trojan dll, dan juga masalah legalitas yang selama ini ditakutkan oleh warnet kecil hanya disebabkan oleh windows (ini adalah fakta). Dengan penggantian OS yang secure, gratis dan legal, masalah-masalah tersebut dapat teratasi dengan sendirinya.
Wassalam,
September 1, 2007 pukul 6:15 am |
Setelah saya baca secara cermat, saya ingin sedikit menambahkan faktor kelamaan menunggu atau response time dari setiap akses yang dilakukan oleh para pelanggan juga berpengaruh besar terhadap interest seseorang calon pelanggan dalam menentukan pilihannya untuk memilih warnet mana yang akan dituju. Saya mencoba menawarkan solusi berikut ini supaya satu warnet tidak terkesan oleh pelanggan cara bisnisnya adalah dengan memperlama waktu sesorang diam di warnet karena bandwithnya udah kecil harus dibagi 15 PC lagi.
======== EDITED
mohon maaf, jangan melakukan spam di tempat saya, terimakasih – warnetubuntu
September 1, 2007 pukul 6:43 am |
@henry: no offense, solusi anda bagaikan menyarankan seseorang yang punya rumah dgn atap bocor, tapi disuruh untuk beli rumah baru. Menurut saya, harusnya kebocoran2 itu sebisa mungkin ditambal dengan peralatan dan kemampuan yang kita punya dulu semaksimal mungkin..
September 1, 2007 pukul 7:42 am |
keren… semoga ebook yang anda siapkan di server juga legal…
Jadi pengen buka warnet nih…. :p
September 1, 2007 pukul 8:04 am |
hmm.. ada ebook harry potter 7-nya legal gak ya.. *ngumpettt*
September 1, 2007 pukul 9:37 am |
saya comot linknya.
*pemaksaan* salam.
September 1, 2007 pukul 10:03 am |
Bagus banget artikelnya.
Didalamnya ada stadar pelayanan minimal bagi warnet
Moga warnetnya sukses ya..
September 1, 2007 pukul 10:23 am |
bener banget tuh artikelnya, warnet yang saia tungguin juga pake open source, tapi bukan ubuntu, pakenya zencafe. diwarnet saia inigh yang diutamakan juga kenyamanan dan pelayanannya.
Lam knal yah bro!
btw, tukeran link yo?
September 1, 2007 pukul 10:26 am |
masalah software kalo didaerah sepertinya ndak masalah tapi kalo dikota selalu jadi masalah, karena orang kota maunya yg simple dan praktis dan kebanyakan nyari game on line, selain itu warnet juga butuh hiburan biar ndak sepi kayak kuburan, jujur saya agak bingung mencari alternatif yg murah selain mp3
September 1, 2007 pukul 11:33 am |
Ini baru namanya Warnet yang mengerti anda….
Gut marsogut, top markotop….
September 1, 2007 pukul 12:36 pm |
Hmmm … tambah manstab aja neh bos yang satu ini
salam kenal yah
ane juga punya mimpi punya warnet, lagi ngumpulin modal doeloe neh
kali aja kesampaian …
September 1, 2007 pukul 12:51 pm |
Iya betul. Setuju.
Terima kasih artikelnya yg bagus.
September 1, 2007 pukul 7:20 pm |
Warnet ubuntu,
menarik juga, namun masih sebatas hobby aja bro.
gw pribadi masih menggunakan Windows XP untuk performa sehari di laptop gw.
kekekekk
September 1, 2007 pukul 10:56 pm |
ehmmmm superb…. man… saluuut…. buat warnet yang gunain linux / ubuntu merdeka for ubuntu !
September 2, 2007 pukul 12:58 am |
daripada pake adblock di client, knapa ndak pake adzap di proxy server? lebih efektip
btw, bener2 warnet ideal tu klo fasilitasnya begitu..
September 2, 2007 pukul 1:18 am |
@vend, terimakasih atas infonya.. ini yg aku cari..
September 2, 2007 pukul 1:37 am |
wah, mantap banget…
infonya bener2 bermanfaat nih, jadi pengen bikin warnet ubuntu juga…
hehe..
September 2, 2007 pukul 1:57 am |
hehehe bagi yang mau buka warnet paket koneksi wireless winet ya
buka aja di http://estawar.wordpress.com
bang irwinday thx solusinya
September 2, 2007 pukul 2:32 am |
Selain Advertising, mungkin Brand Warnetnya sendiri juga harus ikut dipikirkan juga
Karena dengan fasilitas dan layanan prima, jika tidak ada identitas usahanya (brand), orang tidak ,ngeh, nama warnetnya.
_
Bisa juga ditambah dengan perpanjangan waktu buka. Mis. Warnet X Buka 24jam. Didaerah saya, ada warnet yang buka 24jam dan sangat menggiurkan saat mendengar pendapatannya. Saya sempat ingin buka warnet waktu itu. Mengingat pengguna warnet terus berkembang dan memiliki segmen tersendiri. Tapi hal ini diatas tidak terlepas dari lokasi warnet yang menunjang dan sdm-nya.
September 2, 2007 pukul 2:35 am |
Bapak, diwordpress termasuk blog tercepat perkembangannya
Selamat pak, semoga bertahan bertahun-tahun
September 3, 2007 pukul 2:09 am |
Hem….salut nih Buat Mas Amin…….semoga tambah rame warnetnya, oh ya BTW bisa jadi rujukan untuk mendirikan sebuah warnet yang berbasis UBUNTU……..
Salam
Abrisam
AREMA TIDAK KEMANA_MANA-TAPI ADA DI MANA_MANA
September 3, 2007 pukul 4:38 am |
gimana kalau saya usulin tiga poin :
- menyediakan beberapa ulasan + tutorial menggunakan utiliti tertentu yang sudah disediakan
- menyediakan list url bermutu dengan berbagai kategori (misalnya : komputer, kesehatan, sepakbola, motogp, …)
- memberikan kesempatan kepada tetangga warnet untuk berlangganan unlimited dengan harga terjangkau banget
btw, buat warnetubuntu saya ucapkan salut !!!
September 3, 2007 pukul 9:43 am |
di jogja sih user betah dengan alasan :
1. bw gede
2. harga murah
3. tempat nyaman (ac, sofa dan bilik tertutup :p)
4. parkir gratis
5. mimi teh gratis (pagi hari doang)
6. dll dech:D
September 3, 2007 pukul 11:41 am |
@agusnuril, dobelden, terima kasih banyak atas tambahannya… sangat bermanfaat..
September 4, 2007 pukul 5:46 am |
wah, makasih banget infonya Mas…
September 4, 2007 pukul 5:51 pm |
tapi kalau di daerah saya orang tidak begitu mengenal apa itu ubuntu?? kalau dibilangin linux mereka ngeri.. heehhee.. kasian deh..
jadi gimana ya sosialisasinya bahwa pakai linux itu mudah, asalkan mau belajar..
tapi kan orang ke warnet bukan mau belajar tapi mau pakai internet..
nah kebiasaan orang indonesia kan semuanya ingin seba instant seperti apa yang biasa mereka lakukan..
seperti saya dulu sebelum mengetahui bahwa OS windows mahal, saya selalu mengeluh jika ada OS yang belum uptodate (belum dipasang XP)atau tidak ada aplikasi yang saya butuhkan untuk menunjang kerja saya (adobe, corel, acad, dll), maklum dulu masih pegawai..
tapi pas buka warnet, baru tahu deh klo windows harga selangit, cari tahu, ternyata ada solusi yaitu pakai linux, tapi saya ngeri, namun saya coba, ternyata ada versi yang menyerupai window, dengan sedikit belajar bisa juga..
namun jika untuk warnet, kapan warnet bisa linux semua, agar user jadi terdesak agar mau belajar linux?? ah itu sih sama aja nunggu gerhana bulan siang2.. hahahaaa..
baiknya sih ada tutor yang sabar yang mau memberi tahu linux.. klo saya ketemu orang linux kok rasanya alam fikirannya njelimet.. alhamdulillah akhirnya aku ketemu sampean mas.. heheehee.. maklum sampai saat ini saya belum bisa dapatkan pegawai yang cocok nangani masalah jaringan linux..
sudah bulan ke 2 nih saya aplikasikan linux..
kalau fasilitas sudah OK, bandwith mencukupi, kenyamanan OK, harga OK, fasilitas training OK, keramahan OK, namun masih kurang diminati.. apanya yang harus diperbaiki ya?? berdoa?? alhamdulillah sudah cukup kencang.. heheheee…
September 6, 2007 pukul 3:59 am |
Wah salut nich…!!!
mau tanya sedikit nich…
Install OS di server-nya mengunakan Ubuntu 7.04 Server bukan…??
Mengunakan LTSP tidak…???
terima kasih.
Aprisal Pulungan
aprisal@yahoo.com
September 6, 2007 pukul 4:08 am |
@aprisal, servernya menggunakan ubuntu desktop
, agar mudah adminnya aja.. karena semua aplikasi server bisa jalan didesktop kok…
saya tidak menggunakan ltsp… ltsp biasanya digunakan untuk client yang tidak cukup kuat, jadi semua load ada di server,
semoga membantu
September 6, 2007 pukul 6:50 am |
tambah rame neh blognya
mas admin mo tanya di ubuntu untuk managemen bw tiap client gunakan apa?
trims atas infonya,
September 8, 2007 pukul 1:23 pm |
Saya pake LTSP, client saya P3, kuat aja ..
September 8, 2007 pukul 6:14 pm |
@auliahazza, itu yg aku maksud.. bahkan pake pentium 100 pun kuat.. karena beban komputasi semua di server, dan client dummy, tetapi klo cliennya P4 misalkan, menggunakan ltsp jadi rugi, karena bebannya tetep diserver ( thin client fat server )
September 10, 2007 pukul 5:04 pm |
maaf mas sebelumnya..saya senang dengan membaca artikel dari mas….
tapi disini bleh saya bertanya …gimana dengan pelanggan yang perokok….di warnet teman saya, pelanggannya 50% pria dan 50% wanita..dan yang pria rata-rata perokok….yang saya ingin tanyakan gimana solusinya mas…mahon sarannya mas…terima kasih sebelumnya mas..
September 12, 2007 pukul 12:03 pm |
buat mas adi putra, coba dibikin sekat aja, yg ac dan non ac. Tapi harus dipikirkan ventilasi yg cukup di ruangan yg non ac, biar ga sumpek….
CMIIW
September 20, 2007 pukul 11:19 am |
Salut salut artikel yang bagus,, dan metode itu juga saya terapkan di warnet saya,:) ..
saya publish ulang ya artikelnya? boleh ndak?
September 20, 2007 pukul 1:34 pm |
@ghian, dengan senang hati.. tapi seperti biasa… asalkan disebutkan sumbernya..
September 30, 2007 pukul 2:33 am |
mas, tolong aku dong,aku masih awam setting komputer,rencana keluarga mao buat warnet 10 komputer ,rencana pake ubuntu ver 7(aku sdh dapat cd program gratis dr luar negeri) cuma bingung gimana cara setting servernya termasuk firewall dan proxy, setting jaringan,dan billingnya pake apa, tolong kirim panduan cara bikin warnet pake ubuntu dari awal sampai akhir.rencana aku pake wireless access.kalo harus ganti biaya atas panduan dari mas ,aku rela kok asal tidak mahal.tolong emai laku yaaa.TOLONG YA MAS, klo warnet itu gagal di setting aku bisa di maki maki keluarga
Oktober 29, 2007 pukul 8:15 pm |
mantap…..
mas blh tanya ? bagaimana kita bisa configur LTSP kl saya cm punya spek client p2 . . . mohon pencerahan, jk bisa detailnya yaa mas.atau ada artikel yang membahas itu ?
Semoga blg ini menjadi pencerah pengguna Ubuntu. Amin
Thks
November 5, 2007 pukul 4:53 am |
mas…saya salut dengan ubuntu, infonya sangat berguna boeat sy, say mo nanya nich mas…., sy rencana mo buka warnet nich… dan rencana mo pake ISP telkom speedy, untuk pilih paket speedynya menurut mas yang paling efisien dan biaya terjangkau…, dan speednya ok tentunya….hehehe, dan tolong kasih tau scurity yg bagus mas….
November 5, 2007 pukul 9:08 am |
Terima kasih bagus banget artikelnya…. kalau boleh tanya … saya sekarang pakai warnet os pakai XP pengen migrasi ke linux tapi saya masih awam dengan linux… bagaimana langkah-langkahnya bisa bantukah ….
terima kasih
Desember 17, 2007 pukul 6:59 pm |
Salam Kenal semua…..
Betul saya setuju kalau kita dukung perkembangan Open Source, jadi kita tidak tergantung oleh om Bill itu. Apalagi bangsa kita yang kekayaan alamnya berlimpah ini tapi masyarakatnya BELUM sejahtera.
Tentu harus dengan dukungan semua pihak, sehingga uang untuk beli Licence (pemerintah + swasta + individu = million $$$, belum korupsinya) trus masuk ke Paman Sam, tambah makmur aje tuh om Bill. Tapi bisa kita contoh bagaimana spirit si om satu ini, padahal bisnisnya cuma jual jendela
(Rencana buat Warnet dgn spek :
1. Router pake distro ClarkConnect,
2. Server (billing) pake jendela bajakan
3. Client campuran (jendela + LINUX), mksdnya sosialisasi dulu, kalo
user dah biasa, baru kita TUTUP JENDELAnya
Gimana kalo formula sperti ini ?
MAJU TERUS Open Source……
Januari 25, 2008 pukul 11:13 am |
Sekedar menambahkan, bisa pakai Linux apa saja baik itu ubuntu atau openSuSE. nanti tambahkan http://lxp.sourceforge.net
Untuk openSuSE bisa beli DVD Repo 24GB di vavai.com
Banyak game-nya tuh …
- UntukYM bisa menggunakan gyachii atau gyachoo
- Wine juga lumayan untuk menjalankan game, saya coba alien shooter dan yang base flash tidak bermasalah.
- Lagi nyoba RO, waktu nyoba pembukaan lancar, tapi masih download patch. nanti dikabari lagi, mungkin kalo tidak sempat saya taruh di wordpress http://cymblot.co.nr
- BTW, kalo tidak lupa lho ya
- Mengenai billing, mau pake CCL tapi kayaknya masih ragu2x …
- Indobilling yang versi Linux-nya tidak se-greget versi windows development-nya.
Jadi pengen bikin sendiri neh. Renacananya seh mau bikin pakai Java, lagi kumpul2xin bahannya. Meski Java agak berat, tapi … cuma itu yang saya bisa
. Lagi pun saya malas berurusan dengan dependencies-nya development di Linux. kalau java sepertiny praktis, cukup instal JRE.
Untuk om2x yang mau nimbrung silahkan koment di wordpress ya, nanti kalo sudah jadi tak freeware kan.
Salam …
Januari 31, 2008 pukul 1:50 pm |
Kalau pake PC zaman jebot, susah cari komponennya yach. Kemarin aja powersupply P2 yang branded (sih) mati, udah muter-muter nyari ga ketemu power supplynya.. gimana caranya yach?
Maret 17, 2008 pukul 5:21 pm |
oi..oi…
mas pa mbak…
pesen satu kalo ada free ebook biar jadi pinter kerja jadi teknisi warnet ya..
please kirim ke emailku..
makasih
=====
Juni 2, 2008 pukul 4:18 am |
warnet aku baru buka…tapi ISPnya lagi error..
gmana dunk…bisa kabur pelanggan eyke
kalau pun pelayanan prima,,percuma aja dong kalo jaringannya error gini…
help me god…
Juli 23, 2008 pukul 7:28 am |
mas, kalo ada ebook buat setting warnet pake linux boleh dong kasih infonya….ditunggu ya
September 23, 2008 pukul 5:30 am |
ada cara lain nggak
September 23, 2008 pukul 5:32 am |
yang lebih gampang gitu loxs,kalau nggak lengkap gimana harus bisa jawab lo
Oktober 16, 2008 pukul 6:50 am |
Bagaimana dengan DRBL (http://drbl.sourceforge.net/) ?
Dengan sistem DRBL maka client akan memakai source hardwarenya sendiri ( kalo LTSP client kan memakai source server), sehingga sesuai untuk client dg spek tinggi namun gak perlu Harddisk, dan hal ini tentu lebih menghemat dana, juga mempermudah instalasi dan manajemen Sistem, karena hanya cukup pada sisi Server (seperti LTSP).
Januari 8, 2009 pukul 9:48 am |
Fasilitas pendukung warnet
Assalamu`alaikum….
Salam Sukses Selalu.
Tak bisa dipungkiri, dengan semakin banyaknya warnet maka akan bertambah pula pilihan warnet mana yang akan klien gunakan. Untuk itulah diperlukan fasilitas penunjang untuk agar klien merasa nyaman selama berinternet.
Adapun fasilitas-fasilitas tersebut:
1. Printer
Selain untuk melayani setiap pelanggan yang datang hanya untuk mengeprint. Selain itu akan memudahkan pelanggan yang browsing artikel untuk tugas ataupun laporan kerja. Bahkan pada kasus tertentu Omset dari hasil printing ini bisa melebihi dari omset warnet itu sendiri.
2. Card Reader
Alat ini digunakan untuk mentransfer file foto atau lagu dari Hardisk ke MMC (Micro Memory Card) baik dari HP ataupun kamera.
3. Headset
Ditempatkan di masing-masing meja klien yang mungkin mendengarkan musik sendiri melalui CPU klien.
4. DVD Room
Digunakan untuk membaca file yang dari CD atau DVD. Selain itu bisa digunakan untuk layanan copy file ke CD atau DVD. Untuk yang satu ini diperlukan DVD-RW (Read-Write).
5. Mini Café
Tujuan utama dari adanya Mini Café ini adalah layanan bagi pengguna internet (pada umumnya), lebih-lebih bagi pengguna yang sampai berjam-jam. Dengan adanya Mini Café ini mereka tidak akan kesulitan jika ingin memesan minuman dan snack. Dengan begitu diharapkan pelanggan akan semakin betah berjam-jam di depan monitor.
Untuk memberi layanan ini, kita cukup menempatkan lemari es kecil atau menghubungi pihak produk terkait semisal: The Sosro, Coca-cola dengan sistem konsinyasi.
6. Toilet
Sudah bukan rahasia lagi bahwa urusan Buang Air Kecil / pipis ini sangat vital bagi kesehatn manusia. Nah, daripada pelanggan tiba-tiba pulang karenan hajat yang sudah tak tertahankan, mending diberikan fasilitas yang satu ini.
7. Area Parkir
Merupakan fasilitas bagi pelanggan yang datang dengan mengendarai kendaraan bermotor. Selain area yang cukup luas juga perlu diperhatikan untuk faktor keamanannya. Mungkin bisa disiasati dengan menambahkan alarm atau kunci ganda. Dengan begitu pelanggan tidak merasa was-was selama menjelajahi dunia maya.
8. Jam Dinding
Waktu adalah Jam, begitu kata seorang teman yang memang dari logatnya sedang ingin bercanda. Meski demikian dengan adanya jam dinding pelanggan tidak lupa waktu barangkali ada janji atau keperluan lain.
Promosi
Promosi adalah setiap aktifitas yang ditujukan untuk memberitahukan, membujuk atau mempengerahui konsumen untuk selalu atau tetap menggunakan produk/jasa yang dihasilkan perusahaan tertentu.
Merujuk definisi proosi di atas dapat diambil kesimpulan promosi merupakan alat yang dapat digunakan untuk menaikkan omset saat ini ataupun dalam jangka panjang. Khusus untuk perusahaan yang baru buka promosi dilakukan sebagai ajang perkenalan dengan tujuan jangka panjang produk/jasa kita akan selalu digunakan masyarakat yang akhirnya menjadi pelanggan.
Promosi di dalam bisnis warnet.
Bisnis warnet booming pertama kali pada akhir tahun 90-an, tepatnya antara 1998-1999. Kini bisnin warnet mengalami masa booming-nya yang kedua. Ini dikarenakan dunia sangat memerlukan informasi yang cepat dan akurat. Terlebih pengguna warnet saat ini tidak hanya para profesional muda dan mahasiswa. Hampir semua lapisan masyarakat sudah melek akan warnet.
Beriringan dengan semakin banyaknya pengguna warnet, maka tak salah jika semakin hari semakin banyak yang melirik bisnis warnet. Selain memang karena ingin coba-coba bisnis kecil-kecilan, pada dasarnya internet sudah menjadi kebutuhan dalam sehari-hari. Entah itu untuk membuka-mengirim email atau hanya sekedar browsing mencari informasi.
Dalam perjalanannya, dengan semakin banyaknya warnet yang berdiri (bahkan saling berdekatan) maka bisnis warnet tidak bisa dijalankan hanya dengan ala kadarnya sedari menunggu pelanggan datang. Sebuah warnet harus mampu menarik perhatian pengguna internet. Baik itu pengguna baru atau untuk menarik perhatian pelanggan Warnet tetangga. Salah satunya dengan memberikan Program Promosi di saat memang diperlukan.
Bentuk Promosi Warnet
Banyak macam promosi yang digunakan dunia marketing, namun ada beberapa yang mungkin dapat diterapkan dalam dunia marketing.
1. Buy 1 Get 1
Buy 1 Get 1 atau lebih tepatnya main 1 jam dapat 1 jam gratis. Promo jenis sengaja digunakan untuk membikin gebrakan. Biasanya dipakai saat pertama kali buka. Dengan begitu akan banyak orang tertarik karena promosi memang menguntungkan bagi pengguna internet. Bagi pihak warnet kenuntungan didapat karena banyak orang yang datang dan tahu fasulitas yang kita tawarkan.
2. Doorprize
Doorprize sebenarnya diberikan untuk mendongkrak omset. Dengan memberikan doorprize sejenis VCD Film, Kaset Terbaru, Flash Disk atau Tiket Nonton Bioskop melalui kupon yang diisi setelah melakukan transaksi minimal 1 jam pemakaian. Artinya semakin sering melakukan transaksi semakin banyak pula kupon yang di dapat. Dengan begitu akan banyak pelanggan baru yang datang dan secara tidak langsung dapat membangun rasa percaya mereka untuk menggunakan layanan yang diberikan pihak warnet.
3. Prime Time
Prime Time merupakan promo paket yang diberlakukan pada jam-jam tertentu yang pada jam tersebut sepi pengguna internet. Pada ja yang sepi tersebut kita berlakukan Paket Prime Time.
Misalnya, pada jam 15.00-17.00, pada jam tersebut biasanya pelanggan banyak yang pulang kerja atau bagi pelajar biasanya waktunya untuk mandi dan sebagainya. Nah terdapat kekokosongan omset pada jam tersebut. Nah untuk menarik perhatian pelanggan kita berikan Prime Time dengan harga 4000 untuk 2 jam. Jadi Pengguna yang masuk diantara jam tersebut dapat menggunakan fasilitas 4000 untuk 2 jam. Alhasil pada jam tersebut warnet tidak lagi kosong pelanggan.
Prime time pada umumnya dilakukan pada jam malam menjelang tutup atau antara jam 00.00 – 06.00 (bagi yang buka 24 jam).
4. Membership
Membership dibuat dengan tujuan agar warnet mempunyai pelanggan tetap. Pelanggan yang memegang kartu member mendapatkan keuntungan harga khusus selama bermain internet. Agar efektif, membership ini diberikan khusus untuk lembaga atau organisasi sosial masyarakat.
Misalnya Remas atau Kartar, kita berikan penawaran bagi siapapun anggota Remaja yang berinternet akan mendapatkan harga khusus dengan ketentuan tertentu. Jadi selain harga hemat yang kita berikan, diharapkan anggota remas akan semakin aktif di organisasinya.
Di luar empat jenis promosi di atas, dapat juga dibelakukan promosi yang sifatnya insidentil, mungkin paket Tahun baru, 17 Agustus dll. Untuk yang ini sifatnya untuk lebih mendekatkan warnet dengan pelanggan.
Semoga sedikit sharing ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Dan semoga generasi bangsa dapat mengambil manfaat terbaik dari internet.
Semoga..!!!
Wassalaamu`alaikum….
Februari 20, 2009 pukul 5:18 pm |
mas penjaga warnetubuntu, koq gak pernah online lagi.. kangen nih..
September 11, 2009 pukul 11:23 am |
semangat teruss…. tanya dikit mas untuk webcame selama ini pake jenis /merek/type apa yang kompatibel dengan gyachoo/gyachii