Masalah utama admin warnet biasanya adalah meng-install aplikasi yang sama pada banyak komputer. Setelah utak-atik dan mencari solusi yang paling efisien, saya menemukan dua cara, yaitu dengan menggunakan aplikasi AptOnCD dan cara yang kedua adalah membuat server repository. Pada tulisan ini, saya mencoba menerangkan penggunaan cara pertama yaitu penggunaan AptOnCD, saya harapkan ada feedback dari sesama admin warnet untuk alternatif yang lainnya
.
Aptoncd adalah tools GUI sederhana yang digunakan untuk membackup paket instalasi agar bisa kita bawa-bawa dan bisa ditambahkan kedalam repository. Sangat cocok sekali untuk admin yang memiliki banyak komputer tetapi memiliki koneksi yang terbatas atau tidak ada koneksi sama sekali. AptOnCD akan membackup semua paket yang sudah terinstall dikomputer master, karena paket tersebut tersimpan didirektori /var/cache/apt/archives.
Fitur
1. Menyimpan semua paket yang terdownload kedalam media ( ISO, CD, DVD).
2. Melakukan backup/restore paket yang terinstalasi melalui apt (synaptic, apt-get).
3. Menginstal program yang telah terinstal dikomputer master kedalam komputer lainnya.
4. Mengupgrade paket / software kedalam komputer lainnya tanpa mendownload lagi
Instalasi
Instalasinya mudah yaitu,
ketik pada terminal :
sudo apt-get install aptoncd
Untuk yang paranoid dg terminal (termasuk saya)
,
1. pada system -> administration -> synaptic package manager,
2. klik search dan masukkan “aptoncd”,
3. jika ketemu klik kanan, pilih mark for installation kemudian klik apply
Atau bisa juga paketnya didownload di sini
Penggunaan
Klik menu System -> Administration -> AptOnCD

Akan muncul pilihan tab yang berisi pilihan create dan restore

Pada gambar diatas ada tombol create AptOnCD, tombol ini digunakan untuk membuat backup paket-paket yang sudah kita instalasi melalui apt, kemudian :

Tunggu sampai selesai,

Pada gambar diatas ada pilihan-pilihan menu yang menarik yaitu, kita bisa menambahkan paket atau memilih paket mana saja yang kita tambahkan dalam paket cd atau iso ( yang nantinya bisa kita burn kedalam cd). Setelah itu klik ok untuk membuat paket.

Tunggu sampai pembuatan paket selesai
, selanjutnya :

Pada menu restore ada pilihan-pilihan yang bisa kita pakai untuk melakukan restorasi paket,
1. Restore AptOnCD, menyalin isi CD kedalam cache ( /var/cache/apt/archives )
2. Restore .iso Image, sama dg atas tetapi menggunakan file .iso
3. Add CD/DVD, digunakan untuk menambahkan pustaka repository
Pilihan yang ketiga ini yang sering saya pakai, sebab nantinya kita bisa menggunakan apt (apt-get, synaptic) untuk instalasinya.
Kesimpulan
Tools ini sangat membantu saya sebagai admin warnet untuk melakukan administrasi di banyak komputer, karena setelah kita membuat paket tersebut, tidak perlu lagi download dari internet.
Agustus 11, 2007 pukul 7:20 am |
WhuaH membantu Banget… !
Nice bro !
Agustus 11, 2007 pukul 1:34 pm |
Sip nich…dapat ilmu lagi……..Thank’s bro
Agustus 11, 2007 pukul 4:55 pm |
yup…berguna buat admin warnet
Agustus 13, 2007 pukul 1:48 am |
nice, thanks berat bro..
Agustus 14, 2007 pukul 2:53 am |
makasih yah informasi ini sangat berguna buat saya soalnya saya pake ubuntu 7.04 tapi masih standard belum di tambah aplikasi lain2 sedangkan saya ga punya koneksi ke internet. mau bawa cpu ke warnet ribet banget….makasih yah
Agustus 15, 2007 pukul 5:47 am |
wah makasih banyak boss.
saya jadi bisa install komplit dirumah
Agustus 15, 2007 pukul 10:17 am |
makaseh boss infonya, ini yg saya cari maklum maseh newbie n salam kenal juga
Agustus 16, 2007 pukul 5:23 am |
kalo makenya hdd external gimana ya? ada cara praktisnya ga?
Agustus 16, 2007 pukul 6:58 am |
klo pake hdd external bisa repositorynya di tambahkan (
,
deb file:///media/externalhd/dir/ ./)tutorial lanjutannya juga lagi aku susun.. misalkan hdd external, repository personal (flash disk) dll dll.. so stay tune ya..
Agustus 18, 2007 pukul 5:31 am |
Terimakasih banyak info nya .. sangat bermamfaat … dan maju terus Linux indonesia … khususnya ubuntu
Agustus 19, 2007 pukul 1:02 pm |
nambahin https://launchpad.net/aptoncd
Agustus 21, 2007 pukul 1:23 pm |
[...] Hari ini proyek persiapan migrasi dari sistem windows ke distro Ubuntu dimulai…. Sebenarnya proyek sempat dimulai beberapa bulan lalu akan tetapi karena banyak halangan maka proyek ini sempat vakum. Saat ini telah dilakukan penginstallan ubuntu beserta program-program pendukungnya pada salah satu komputer yang nantinya dijadikan master bagi komputer-komputer lainnya. Aplikasi yang digunakan adalah aptoncd. Tutorial tentang bagaimana cara menggunakan aplikasi aptoncd ini dapat dilihat pada situs warnet Ubuntu. [...]
Agustus 22, 2007 pukul 3:03 am |
wah menarik sekali bagi para pemula yg lagi pengen bebas….
thanks..
salam kenal jalan2 via blog
Agustus 23, 2007 pukul 7:00 pm |
mas muchlis, saya juga sudah coba apt-on cd
wkt restore saya kelupaan langsung pakai synaptic, eh ternyata bisa.
tentunya sources nya saya matiin semua, diganti dng cd
habis itu tinggal klik New in repository, centang semua dan apply.
salam,
Agustus 30, 2007 pukul 3:31 pm |
mantep broo …
kalo yang langsung ngopi isi hardisk en OS nya kayak norton ghost gitu ada dak bro ??
Agustus 30, 2007 pukul 3:45 pm |
ada.. namanya ghost4linux , tutorial lengkapnya di http://www.howtoforge.org/back_up_restore_harddrives_partitions_with_ghost4linux
aku blom pernah nyoba sih
September 8, 2007 pukul 3:37 am |
@lukman nur hakim:
Pake DVD repositori Ubuntu saja bos, murah meriah bisa sampe mabok tuh install paket 4 DVD hahaha.
September 25, 2007 pukul 6:14 am |
terima kasih banget, saya udah mulai pusing untuk update masing-masing komputer, sekarang da dpt jalan keluar,… tapi belum say coba,..
entar kalo udah saya coba saya kasih komentar lagi,…
salam untuk semua
November 4, 2007 pukul 10:54 am |
wah… solusi asyik nih. tools peretrasi ubuntu yang baik nih. dengan modal 2 CD (Live CD) dan CD mini repo, kita bisa jualan jasa instalasi ubuntu dengan lebih mudah. oh iya, ada lagi ide nih, akan lebih membantu jika ada ubuntu on flashdisk, repo nya di MMC. keren tuh mas kalo bisa kayak gitu. judulnya: “ubuntu on my pocket” keren kan! aku mo buat paket kayak gitu. masih belajar utak-atik nih
Juni 4, 2008 pukul 2:13 pm |
Kalau dengan slackware stabil mana untuk warnet